27 Maret 2020
SPORTS MOBIL

Tanggapan Red Bull Soal Start F1 2020 Yang Mundur


Manajer Tim Red Bull Racing, Christian Horner, mengomentari pembatalan dan penundaan sejumlah balapan di Formula One (F1) 2020. Akibat penundaan dana pembatalan tersebut, start F1 2020 pun diketahui harus muncur.

Menurutnya, penundaan dan pembatalan terpaksa dilakukan karena pihak penyelenggara tak memiliki pilihan lain. Hal tersebut turut terjadi kala menjalani seri perdana F1 2020 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada 15 Maret 2020.


Pihak penyelenggara memutuskan untuk membatalkan balapan, meski sejatinya para rider dan tim sudah berada di Australia. Otoritas kesehatan Australia hingga Federasi Automotif Internasional (FIM) sendiri diketahui sudah memberi lampu hijau.

Sayangnya, keputusan langsung berubah setelah salah satu anggota tim McLaren diketahui positif terjangkit virus corona. Pihak penyelenggara F1 pun akhirnya memutuskan membatalkan balapan, meski McLaren sendiri telah memutuskan mundur dari balapan.

“Kami berpikiran untuk memantau situasi. Otoritas kesehatan setempat memberikan lampu hijau untuk acara tersebut, FIA memberikan lampu hijau. Ada mayoritas yang mendukung berlari dan melakukan lebih banyak penyaringan jika terjadi wabah lagi,” ujar Horner, sebagaimana dikutip dari Crash.

"Itu jelas berubah setelah pertemuan dengan tim yang mengubah posisi sehingga promotor tidak punya pilihan selain membatalkan acara," lanjutnya.

Selain Australia, sejumlah balapan di F1 2020 juga tak bisa berjalan sesuai jadwal. Tiga balapan setelah GP Australia dipastikan ditunda, yakni GP Bahrain, Vietnam, China, Monaco dan Azerbaijan.

Sumber : sports.okezone.com

viewed :: 132
Berita Terkait Lainnya :