26 Februari 2020
HEADLINE MOBIL

Imbas Virus Korona, Industri Otomotif Lumpuh


Dampak yang terjadi akibat mewabahnya virus korona kini mulai merambat ke dunia otomotif global. Demikian juga yang terjdi pada pabrikan Jepang, Nissan yang dikabarkan menghentikan produksinya karena wabah.

Bukan karena virus yang menyerang karyawannya, melainkan lantaran pabrikan yang terletak di Kyushu ini sulit mendapatkan komponen mobil yang selama ini diimpor langsung dari China.


Seperti dikutip dari Reuters, penghentian ini berdampak pada produksi sekitar 3.000 kendaraan. Pabrik Nissan yang terletak di Kyushu ini diketahui memproduksi mobil model Serena dan Rogue Sport crossover. 

Model dari mobil tersebut merupakan model mobil Nissan yang paling laku di negara Amerika Serikat dan tiap tahun pabrik ini mampu menghasilkan 530.000 kendaraan.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi langsung dari Nissan. Dikabarkan, Nissan juga akan menunda produksi ekspornya.

Wabah Virus Korona (Coronavirus) yang dinyatakan sebagai darurat kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah mengganggu industri manufaktur China. Akibatnya, penyediaan komponen untuk kendaraan yang dibuat di luar China terganggu.


Tak hanya pabrikan Nissan yang mengalami dampak tersebut. Di Korea Selatan, pabrikan Hyundai Motors dan Kia Motors, serta anak perusahaan Renault RSM juga ditutup dengan alasan terhambatnya pasokan komponen dari China. 

Sumber : otomotif.okezone.com

viewed :: 135
Berita Terkait Lainnya :