23 Januari 2020
SPORTS MOTOR

Alasan Zarco Berani Berhenti Dari KTM


Pebalap asal Prancis, Johan Zarco, gagal memenuhi kontraknya bersama KTM Red Bull di MotoGP 2019. Ia yang kesulitan beradaptasi dengan motor RC16 akhirnya memutuskan untuk berhenti dari tim tersebut ketika MotoGP 2019 masih berjalan.

Tepatnya Zarco berhenti ketika MotoGP 2019 bersiap untuk melakoni seri Aragon pada September 2019 silam. Tentu banyak yang bertanya-tanya mengapa Zarco bisa berani memutuskan untuk menyudahi kerja samanya dengan KTM ketika musim masih berlangsung.

Apalagi, keputusan Zarco itu diambil ketika dirinya belum memiliki masa depan yang pasti bakal menjadi apa. Baik terus membalap di MotoGP atau pindah ke dunia balapan yang lain. Jadi, banyak yang menganggap Zarco terlalu ceroboh untuk langsung memutuskan kerja samanya dengan KTM.

Akan tetapi, Zarco ternyata lebih memilih tak digaji ketimbang dibayar namun tak memberikan hasil apa-apa kepada KTM. Prinsipnya itulah yang membuat Zarco berani untuk memutuskan kontrak dengan KTM meskipun tak memiliki masa depan yang pasti bakal menjadi apa.

“Saya memiliki kontrak dua tahun (di KTM). Namun, ketika saya melihat hasilnya, saya tidak bisa melanjutkannya dengan gaya seperti itu. Saya takut bisa kehilangan segalanya. Jadi, saya lebih memilih untuk mengambil risiiko dan meski memiliki kemungkinan saya tak bisa lagi balapan di sini,” terang Zarco, seperti diwartakan Speedweek.

“Saya ingin mencari cara baru. Saya merasa tidak bahagia jika saya dibayar namun tak bisa melakukan apa-apa. Saya tidak bisa hidup seperti itu,” tambah pebalap berusia 29 tahun itu.

Setelah pergi dari KTM, Zarco pun lantas tak berhenti begitu saja dari balapan MotoGP 2019. Sebab ia sempat menjadi pebalap pengganti LCR Honda di tiga balapan terakhir musim tersebut. Setelah MotoGP 2019 berakhir, Zarco pun langsung meneken kontrak baru dengan Reale Avintia untuk gelaran musim depan.

Sumber : sports.okezone.com

viewed :: 163
Berita Terkait Lainnya :