09 November 2019
HEADLINE MOBIL

Baterai Bermasalah, Konsumen Kirim Petisi Desak Tesla Recall Mobil Listrik


Pemilik Tesla mendesak Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat (AS) memaksa produsen mobil menarik kembali (recall) kendaraannya. Ini terkait cacat pada baterai mobil listrik.

Dilansir dari Carscoops, dalam pemberitahuan penyelidikan (PDF), NHTSA mengungkapkan, Kantor Investigasi Cacat menerima petisi yang meminta lembaga memeriksa pembaruan perangkat lunak pada baterai yang dikirimkan ke Tesla Model S dan Model X pada awal tahun ini.

NHTSA mengatakan petisi tersebut menuduh pembaruan mengurangi jangkauan mengemudi kendaraan yang terkena dampak. Ini disinyalir sebagai tanggapan atas kemungkinan cacat yang dapat mengakibatkan kebakaran non-tabrakan pada paket baterai yang terpengaruh.

Pemohon mengatakan, Tesla seharusnya memberi tahu NHTSA tentang cacat dan me-recall kendaraan, bukan pembaruan perangkat lunak over-the-air.

Terkait investigasi, Reuters mencatat kepatuhan ini mirip dengan gugatan class action yang diajukan di California pada musim panas ini. Gugatan konsumen mengklaim Tesla tahu sebagian baterainya rusak dan mengirimkan pembaruan untuk menghindari penggantian paket baterai berdasarkan garansi.

Mereka menganggap pembaruan akan berdampak negatif pada daya jangkau dan kinerja kendaraan yang terkena dampak.

Secara khusus, gugatan itu mengatakan pembaruan membatasi kapasitas baterai kWh sehingga rentang mengemudi lebih rendah. Selain itu, mereka mengklaim kecepatan pengisian baterai berkurang sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengisi ulang.

Investigasi masih dalam tahap awal dan belum jelas apakah Tesla bersalah. Namun, Pemerintah mengatakan, masalah ini berdampak pada sekitar 2.000 kendaraan dari model 2012-2019.

Sumber : www.inews.id

viewed :: 152
Berita Terkait Lainnya :