16 September 2019
HEADLINE MOBIL

Toyota Dukung Indonesia Jadi Basis Produksi Kendaraan Listrik


Pemerintah telah menetapkan industri otomotif sebagai salah satu sektor andalan dalam roadmap Making Indonesia 4.0. Untuk itu, Indonesia menargetkan dapat menjadi basis produksi kendaraan listrik (electrified vehicle) untuk pasar domestik dan ekspor pada 2030.

Langkah ini ditandai dengan digelarnya pameran kendaraan listrik pertama Indonesia Electric Motor Show (IEMS), pada 4-5 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta. Dalam pameran tersebut, produsen otomotif, termasuk Toyota turut mendukung kegiatan dengan menampilkan beragam pilihan kendaraan elektrifikasi.

Di IEMS 2019, Toyota menghadirkan pilihan teknologi elektrifikasi terlengkap dengan menampilkan empat jenis teknologi, yaitu C-HR Hybrid Electric Vehicle (HEV), Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), i-ROAD Battery Electric Vehicle (BEV), dan Mirai Fuel-Cell Electric Vehicle (FCEV).

“Toyota akan terus berupaya menghadirkan teknologi kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di setiap negara termasuk Indonesia. Tidak hanya itu, kami juga memiliki perhatian yang tinggi untuk dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan industri kendaraan elektrifikasi termasuk di dalamnya industri rantai pasok, sehingga mampu memenuhi permintaan pasar domestik serta berpotensi merambah pasar ekspor. Tren global saat ini adalah menuju kendaraan rendah emisi,” ujar Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia TMIIN, Warih Andang Tjahjono dalam keterangan persnya, Rabu (4/5/2019).

Toyota telah memperkenalkan Prius sebagai model HEV perdana yang mengaspal di pasar domestik pada 2009. Selain Prius, juga tersedia ragam pilihan kendaraan berteknologi hybrid di Indonesia, yaitu Camry, Alphard serta C-HR yang baru saja diluncurkan pada awal 2019. Tidak hanya teknologi kendaraan elektrifikasi, pilihan teknologi flexi engine yang dapat mengakomodasi bahan bakar berbasis nabati/bio seperti biodiesel dan etanol juga tersedia bahkan ethanol engine telah diekspor utuh sejak 2012 ke Argentina.

Ragam pilihan teknologi kendaraan ramah lingkungan yang tercakup dalam elektrifikasi dan flexy engine diperlukan mengingat kebutuhan masing-masing konsumen berbeda sehingga dapat mendukung populasi penggunaan yang masif yang nantinya akan memberikan manfaat yang maksimal.

President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Yoshihiro Nakata menyebutkan Toyota secara aktif menyambut baik upaya Pemerintah Indonesia dalam akselerasi penerapan teknologi maju. “Memasuki tahun ke-10 dari teknologi elektrifikasi Toyota yang dipasarkan di Indonesia, kami sangat excited Pemerintah Indonesia mempunyai perhatian serius pada kendaraan elektrifikasi guna menjaga lingkungan yang lebih baik di masa depan,” ujar Nakata.

Menurut Nakata, selain menyiapkan produk dan teknologi, dibutuhkan kesiapan pasar demi tercapainya roadmap Pemerintah pada 2025 dengan optimal. Salah satu upaya untuk mendukung kesiapan pasar adalah dengan memberikan banyak informasi kepada masyarakat agar tingkat pengetahuan yang baik terhadap kendaraan bermotor listrik, serta penyiapan infrastruktur pendukung dan jaringan layanan, sehingga hal itu dapat mengurangi kekhawatiran publik.

Sebelumnya, Toyota Indonesia turut serta dalam riset komprehensif kendaraan elektrifikasi hasil kerjasama antara Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Ristekdikti RI serta enam Universitas (Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Udayana) dengan menyediakan alat bantu riset berupa 18 unit mobil (6 Prius HEV, 6 Prius PHEV, and 6 Corolla mesin bakar internal), data logger, fasilitas charging, dan asistensi teknik.  

Di tingkat global, keseriusan Toyota dalam upaya popularisasi kendraan ramah lingkungan telah diwujudkan dengan membebaskan sekitar 24 ribu hak paten terkait dengan teknologi elektrifikasi. Selain itu mulai 2025 mendatang, setiap model kendaraan Toyota akan memiliki pilihan teknologi elektrifikasi.

Sumber : www.inews.id

viewed :: 148
Berita Terkait Lainnya :