11 Juni 2019
SPORTS MOBIL

Prinsipal Ferrari: Kami Pemenang Sesungguhnya Di GP Kanada


Prinsipal Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, merasa Sebastian Vettel layak menang di Formula One (F1) GP Kanada 2019. Pria asal Italia itu juga membela sang pebalap dari hukuman tambahan waktu lima detik yang dijatuhkan oleh steward di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada.

Sebastian Vettel tampil impresif sejak awal hingga akhir balapan. Pria berusia 31 tahun itu sukses menjaga posisinya dari kejaran Lewis Hamilton, termasuk ketika melebar di tikungan empat pada putaran ke-48. Sayangnya, manuver tersebut dianggap berbahaya oleh pengawas balapan.

Pebalap bernomor mobil lima itu dinilai kembali ke lintasan dengan cara yang berbahaya hingga menutup jalur balap Lewis Hamilton. Namun, menurut Mattia Binotto, keputusan tersebut salah. Buktinya bisa terlihat dari dukungan para penonton yang hadir langsung di sirkuit.


“Kami menang hari ini. Sejujurnya kami sangat cepat di trek dan ini sangat penting. Bukan kami yang menentukan penalti, tetapi jika Anda melihat para penonton, semuanya yakin ini adalah keputusan yang salah. Sebastian tidak bisa apa-apa dalam situasi seperti itu. Saya yakin dia tidak punya keinginan yang buruk,” papar Mattia Binotto, mengutip dari Crash.

“Dia sangat lapar akan kemenangan dan itu sudah dibuktikan pada kualifikasi dan balapan. Kami semua sangat ingin menang dan semoga hasil ini dapat membantu kami di beberapa minggu, balapan, dan bulan ke depan,” imbuh pria berusia 49 tahun tersebut.


Keputusan dari steward membuat Sebastian Vettel gagal menang meski melintasi garis finis lebih dulu dari Lewis Hamilton. Sebab, jarak antara kedua pebalap itu hanya 1,3 detik. Dari total catatan waktu, juara dunia empat kali itu dinyatakan finis 3,6 detik di belakang Hamilton sesudah ditambah hukuman lima detik.

Scuderia Ferrari sudah memasukkan nota keberatan kepada pengawas balapan di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal. Tim yang berbasis di Maranello itu punya waktu 96 jam untuk membawa bukti yang kuat untuk diserahkan kepada Pengadilan Banding FIA (Federasi Balap Mobil Internasional).

Sumber : sports.okezone.com

viewed :: 117
Berita Terkait Lainnya :