15 Mei 2019
SPORTS MOBIL

Regulasi F1 2021 Mulai Temui Titik Terang


Meski masih ada hal yang mengganjal, tim-tim meyakini bahwa pembahasan regulasi Formula 1 2021 mulai menemui titik terang.

Tim-tim mengadakan pertemuan penting dengan F1 dan FIA pada akhir Maret lalu untuk melanjutkan pembahasan mengenai regulasi, finansial, dan tata kelola di musim 2021.


Meski disetujui bahwa tenggat waktu bulan Juni yang ditetapkan FIA tidak akan bisa dipenuhi, tim-tim optimistis kesepakatan akan bisa tercapai pada tenggat waktu yang baru, yakni Oktober mendatang.

"Sepertinya tim-tim sudah mulai bersatu," kata bos tim Red Bull, Christian Horner. "Masih ada beberapa hal yang mengganjal, tetapi secara umum tampaknya semua sudah mulai bergerak ke arah yang benar. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa bulan mendatang ini bisa diselesaikan."


Team principal Racing Point, Otmar Szafnauer, juga menyebut ada progres positif di setiap pertemuan.

Di tengah gelaran GP Azerbaijan lalu, CEO F1 Chase Carey, melakukan pertemuan informal dengan para pimpinan tim.


"Ada tenggat waktu pada pertengahan tahun di mana kami harus menerbitkan sesuatu, dan saya pikir itu tidak akan lama lagi," kata Szafnauer. "FIA sudah meminta masukan dari tim, dan itu sudah kami ebrikan.


"Masih ada sejumlah isu terkait komponen yang akan disediakan atau tidak, dan ketika kami sudah mendapat informasi lebih banyak, saya pikir kita akan semakin dekat. Tetapi seharusnya sudah ada yang diumumkan pada pertengahan tahun nanti."

Wakil team principal Claire Williams mengatakan timnya menyambut positif dengan apa yang sudah diusulkan. Williams bahkan bersedia memberikan tanda tangannya sekarang juga jika proposal yang diajukan merupakan versi final.


Namun, bos tim Mercedes, Toto Wolff, meyakini sebagian besar perubahan yang diusulkan justru menunda proses penyelesaian.

"Masih ada banyak hal yang harus dibahas, seperti redistribusi hadiah, pembatasan anggaran, dan regulasi olahraga," papar Wolff. "Progresnya lambat. Kami ingin menyelesaikan ini secepat mungkin."


Seperti Wolff, bos tim Renault, Cyril Abiteboul, juga berharap pembahasan ini bisa diselesaikan sesegera mungkin, tanpa harus menunggu hingga tenggat waktu pada bulan Oktober.

"Kami benar-benar menganggap bulan Juni sebagai tenggat waktu," terang Abiteboul. "Itu tenggat waktu yang sebenarnya dibutuhkan para OEM, dan tim. Supaya mereka bisa segera mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, dan mereka bisa segera membuat rencana berdasarkan itu."


Sumber : id.motorsport.com

viewed :: 137
Berita Terkait Lainnya :