08 November 2018
SPORTS MOBIL

Ferrari Tim Pertama Gunakan Cakram Rem Dengan 1.400 Lubang


Ferrari menjadi tim Formula 1 pertama yang menggunakan cakram rem inovatif dengan 1.400 lubang untuk membantu pendinginan di GP Meksiko.

Gelaran GP Meksiko selalu menawarkan tantangan unik bagi tim-tim F1 karena mereka kerap dibuat kesulitan menjaga suhu mesin dan rem akibat lokasi sirkuit yang terletak di dataran tinggi.

Tapi ini juga menjadi kesempatan untuk menguji inovasi cakram rem terbaru, seperti yang dilakukan salah satu pemasok rem F1, Brembo.

Pekan lalu, Ferrari menjadi tim pertama yang menggunakan cakram rem dengan 1.400 lubang. Tapi apa yang membuat itu menjadi istimewa?

Semakin banyak lubang di sebuah cakram rem, maka pendinginan akan semakin lebih baik. Namun tantangan yang dihadapi para pemasok rem F1 selama ini adalah menyeimbangkan jumlah lubang dengan kekokohan struktur cakram rem itu sendiri.

Jumlah lubang pada cakram rem mengalami penambahan signifikan dalam dua dekade terakhir. 20 tahun yang lalu, pabrikan hanya mampu membuat 30 lubang berukuran besar untuk pendinginan. Bahkan teknologi yang memungkinkan untuk membuat lebih dari 100 lubang baru ditemukan lima tahun yang lalu.

Dua tahun yang lalu, Brembo mampu menembus angka 1.200 lubang, dan banyak yang mengira ini sudah menjadi batas maksimal.

Kala itu, perwakilan dari Brembo, Andrea Algeri, berkata kepada Motorsport.com, "Pola pendinginan yang diusulkan terkadang memang terlihat bagus, tapi mereka tidak memperhitungkan faktor ketahanan dan keausan cakram itu sendiri.

"Tim-tim ingin ada banyak lubang, tapi di saat yang sama mereka hanya ingin tingkat keausan sebesar 0,5 mm. Cakram dengan desain seperti itu hanya bisa optimal untuk FP1, dan setelah itu harus diganti. Jadi itu akan membatasi usia cakram."

Namun di Meksiko, Brembo tampaknya menemukan solusi baru karena mereka mampu menambah jumlah lubang menjadi 1.400 yang disusun dalam tujuh baris. Apakah ini akan menjadi batas baru? Mungkin tidak.

Sumber : id.motorsport.com

viewed :: 141
Berita Terkait Lainnya :