13 Oktober 2018
HEADLINE MOTOR

Jepang Dan AS Ciptakan Motor Yang Bisa Dilipat Dan Jadi Baju Tempur


Produksi kendaraan roda dua tidak hanya dikembangkan untuk kepentingan transportasi. Beberapa perusahaan juga mengembangkan motor untuk kepentingan militer.

Salah satunya adalah proyek pengembangan sepeda motor, Military Operation Soldier Protection Emergency Aviation Drive Armor (Mospeada). Motor militer ini dikembangkan perusahaan rekayasa dan desain Jepang, AramakiTech bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat (AS), Boston Dynamics.
 
Dilansir dari Ride Apart, terinspirasi superbikes Jepang 80-an dan mecha anime karya desainer terkemuka Shinji Aramaki, Mospeada menggunakan teknologi robotika mutakhir yang dikembangkan Boston Dynamics untuk menciptakan kendaraan modular kuat dan serbaguna untuk militer modern.

Mengusung teknologi variabel, motor ini dapat dilipat menjadi kubus kecil yang mudah disimpan. Hebatnya, Mospeada bukan hanya sepeda motor, tapi juga baju tempur.


Sistem Mospeada terdiri dari dua bagian, yakni motor dan setelan baju besi berteknologi tinggi yang dikenakan pengendara. Pelindung tubuh terdiri dari bodysuit, sarung tangan dan sepatu bot yang terbuat dari jaring serat foil Kevlar/balistik yang dirancang khusus untuk proyek tersebut. 

Baju ini telah dilengkapi sistem pengatur suhu yang nyaman bagi pengendara dan menggunakan generator energi kinetik revolusioner untuk memberikan daya pada sistem onboard (jam, sensor, helm-mount comms, dll).

Helm Mospeada adalah pelindung kepala pintar yang dirancang Arai bekerja sama dengan perusahaan pertahanan Jepang. Helm ini menggunakan sistem komunikasi militer lengkap, peningkatan audio-visual, menggunakan pelat keramik tahan api, antiradiasi nuklir, biologi, dan bahan kimia.


Tampilan Mospeada dipengaruhi superbike Jepang generasi pertama, khususnya Suzuki Katana. Di mana motor ini memiliki panjang lebih dari 80 inci dan berat kering 400 kilogram.

Jantung pacu motor ini adalah turbin multi-bahan bakar kecil, namun kuat yang dikawinkan dengan transmisi dual-clutch 8-percepatan. AramakiTech menyebutkan turbin tersebut dapat berjalan dengan tenaga maksimum 300 horse power (hp). 

Adapun kecepatan tertinggi Mospeada mendekati 200 mil per jam (mph) di lintasan datar, dan di jalan padat dan rusak 50-60 mph.

Motor ini menggunakan ban Bridgestone dan sistem penyesuaian tekanan. Rem depan sepasang caliper monoblok Brembo empat piston kuat.

Suspensi belakang monoshock Ohlins dan suspensi depan sistem berpemilik menggabungkan unsur-unsur suspensi telelever BMW dan hub-centered steering/sistem swingarm depan.


Sumber : www.inews.id

viewed :: 142
Berita Terkait Lainnya :