15 Juni 2018
HEADLINE MOTOR

Saatnya Era Motor Terkoneksi


BMW Motorrad memulai era konektivitas motor di Indonesia. Motor yang mereka tawarkan nantinya mampu terkoneksi dengan sistem multimedia dan hiburan yang ada di ponsel pintar. Seperti apa kecanggihannya?

Pesinetron Rionaldo Stockhorst tidak bisa menahan rasa takjubnya ketika melihat motor BMW R1200GS yang dia beli di BMW Motorrad Indonesia, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Dia tidak menyangka motor yang dia miliki tersebut ternyata bisa terkoneksi dengan ponsel pintar yang dia miliki. “Ada fitur BMW Motorrad Connectivity. Jadi bisa terkoneksi dengan ponsel pintar. Seperti di mobil-mobil premium,” katanya tersenyum bahagia. Sistem konektivitas antara motor dan ponsel pintar memang jarang ditemukan.

Kehadiran BMW R1200GS seolah menjadi penanda hadirnya era konektivitas di roda dua. Sebelum BMW Motorrad menghadirkan BMW Motorrad Connectivity, Honda memulainya dengan produk Honda Goldwing seharga Rp1,010 miliar. Motor besar tersebut memiliki konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Namun, BMW Motorrad Connectivity sepertinya jauh lebih komprehensif ketimbang fitur yang ada di Honda Goldwing. Teknologi tidak hanya mengaplikasikan semua memenuhi kebutuhan rider saat berkendara. Baik dari seluruh informasi tentang kendaraan, navigasi berbasis smartphone , alat komunikasi, sampai media hiburan menjadi fitur utama Connectivity.

Tapi juga mampu memiliki sistem koneksi Bluetooth yang bisa mengoneksi sistem komunikasi antara penumpang dan pengendara motor. BMW Motorrad Connectivity sendiri pusat jantungnya ada di layar Thin Film Transistor (TFT) yang memiliki lebar 6,5 inci dan sarat fungsi. Layar ini tepat berada di setang motor yang juga bisa menampilkan spedometer dan odometer digital. Tidak hanya informasi kecepatan, layar ini juga memberikan informasi lainnya seperti riding mode , tekanan ban, signal smartphone , battery smartphone, gear , suhu sekitar, penunjuk waktu, suhu mesin, sisa kilometer yang bisa ditempuh dengan isi bensin yang ada, lama waktu perjalanan hingga jarak yang telah ditempuh motor.

Basis navigasi dari Connectivity ini, kita harus mempergunakan smartphone yang memiliki aplikasi BMW Motorrad Connected. Aplikasi ini dapat diunduh secara cumacuma melalui Apps store (Ios) ataupun Playstore (Android). Melalui aplikasi ini juga, rider dapat merekam rute atau perjalanan secara otomatis menggunakan Global Positioning System (GPS). Tampilan instruksi sederhana tampil di dasbor untuk memudahkan navigasi pengendara tanpa harus bingung dengan berbagai macam informasi, dapat dibantu juga petunjuk suara apabila dibutuhkan. Perlu diketahui, meskipun tidak menggu nakan aplikasi terse but, smartphone masih bisa dikoneksikan dengan Connectivity.

Koleksi lagu yang ada di dalam smartphone dapat diputar dan tampil secara otomatis di dasbor. Mengubah track lagu bisa menggunakan multicontroller yang ada di hand lebar. Connectivity ini juga dipergu - nakan sebagai alat komunikasi. Seluruh list nomor telepon (phonebook ) yang tersimpan di smartphone akan dapat ditampilkan di layar dan dipilih secara intuitive . Dengan begitu, rider bisa dengan gampang melakukan panggilan keluar atau menerima panggilan masuk dengan menampilkan nomor telepon dan pemilik nomor telepon. Intuitive Feature Control ini membuat semua fungsi yang ada di miliki BMW Motorrad Connectivity menjadi lebih simpel dan userfriendly .

Walau fitur-fitur canggih ini ditampilkan pada BMW Motorrad Connectivity, distraksi atau gangguan yang bersumber dari alat komunikasi maupun hal lainnya diminimkan sehingga pandangan dan fokus pengendara lebih kepada jalan. “BMW Connectivity tersedia pada model BMW R1200GS, maupun BMW R1200GS Adventure. Fitur ini selanjutnya akan tersedia untuk model F850GS, F750GS yang akan segera masuk ke Indonesia. Untuk BMW skuter C400X juga sudah dilengkapi dengan BMW Connectivity,” ujar Joe Frans, CEO PT Maxindo Moto BMW Motorrad Indonesia.

Sumber : autotekno.sindonews.com

viewed :: 173
Berita Terkait Lainnya :