13 Juni 2018
SPORTS MOTOR

Rekrut Lorenzo, Honda Tak Ingin Dijajah Marquez Di MotoGP


Marc Marquez adalah pebalap terbaik di dunia MotoGP saat ini. Namun hal itu tak lantas membuat tim Repsol Honda tak mau terus dijajah Marquez, karena itu mereka mendatangkan Jorge Lorenzo.

Belum ada pengumuman resmi kepindahan Lorenzo ke Honda, namun sejumlah pihak sudah yakin pebalap asal Spanyol itu akan diikat oleh kontrak dua tahun oleh pabrikan asal Jepang tersebut.

Memiliki duet Marquez-Lorenzo di paddock jelas membuat Honda di atas kertas bakal jadi tim terkuat di ajang MotoGP. Namun duet ini juga memiliki potensi ledakan besar seperti yang terjadi ketika Lorenzo bersama Valentino Rossi di Movistar Yamaha.

Hal paling ideal untuk Honda saat ini jelas duet Marquez-Pedrosa, karena Marquez bisa selalu jadi pebalap utama dan Pedrosa tidak pernah keberatan meski terkesan hanya sebagai pebalap pendamping di ajang MotoGP.

Honda akhirnya membuat keputusan untuk mendepak Pedrosa dan mencari pebalap baru untuk mengisi posisinya.

Sikap berani Honda sepertinya tak lepas dari pembacaan situasi yang ada di dunia MotoGP saat ini. Kubu Honda melihat Jorge Lorenzo tak mampu beradaptasi dengan baik bersama Ducati dan bakal dilepas oleh pabrikan Italia itu.

Dengan daya tawar yang lemah, Lorenzo pasti akan bisa diikat dengan nilai kontrak yang jauh lebih rendah daripada bayarannya saat bergabung ke Ducati pada 2017. Karena bagi Lorenzo saat ini yang terpenting adalah kembali tampil kompetitif di lintasan MotoGP bukan lagi perkara materi.

Honda sejak lama telah mengungkapkan keinginan mereka untuk memiliki dua pebalap kuat yang sama-sama bisa diharapkan meraih kemenangan. Kehadiran Lorenzo akan memperbesar peluang tersebut, meski sisi negatifnya percik-percik persaingan di dalam tim akan jauh lebih terasa bila dibandingkan saat duet Marquez-Pedrosa ada di dalamnya.

Honda juga punya keuntungan karena kini mereka tak akan sepenuhnya bergantung pada Marquez. Beberapa bulan lalu, Honda sempat harap-harap cemas terkait perpanjangan kontrak Marquez. Ketika pada akhirnya Honda sukses mengikat Marquez untuk dua musim ke depan, giliran Honda yang ada di atas angin.

Honda bisa mendapatkan pebalap pendamping yang bagus, memanfaatkan kondisi Lorenzo yang tak nyaman di Ducati. Lorenzo juga mendapatkan 'kapal penyelamat' yang hebat dengan bergabung ke Honda. Lorenzo yang sempat terancam tak punya tim di MotoGP 2019 kini malah bakal kembali ke pebalap favorit juara dengan menunggangi Honda.

Dengan merekrut Lorenzo, Honda jelas ingin mengurangi dominasi Marquez yang seolah menguasai dan menjajah mereka. Honda juga seolah mencari jalur alternatif bila bencana besar yang tak diinginkan terjadi, yaitu saat Marquez meninggalkan Honda.

Meskipun Honda menyuguhkan motor terbaik untuk Marquez, hal itu tak membuat peluang Marquez kabur dari tim itu usai MotoGP 2020 menjadi nol. Dengan sifat menyukai tantangan, Marquez diyakini bakal menguji diri dengan pindah dari Honda di masa depan untuk membela tim lainnya, entah itu Yamaha atau pabrikan lain seperti KTM.

Sebelum peristiwa buruk itu terjadi, Honda melakukan langkah bagus dengan mengambil Lorenzo. Mereka mengurangi ketergantungan pada Marquez dan coba menegaskan bahwa nama tim Honda tetap lebih besar dibandingkan nama Marquez itu sendiri. 

Sumber : www.cnnindonesia.com/olahraga/

viewed :: 1112
Berita Terkait Lainnya :