17 April 2018
GARASI MOBIL

BMW X3 Sudah Mulai Diproduksi


BMW sudah menghadirkan SUV pesaing Mercedes-Benz GLC, BMW X3 ke Indonesia. Pabrik BMW di Sunter akan segera memproduksi BMW X3 bulan April ini.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O'tania. Sayangnya Jodie belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait produksi BMW X3 terbaru itu.

"April akan mulai diproduksi, untuk detailnya saya belum tahu," ujarnya. Begitu pula untuk kapasitas yang disiapkan pabrik BMW di Sunter, Jodie masih enggan membeberkannya saat ini. "Kami tidak bisa share juga. Yang pasti sudah disesuakan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia," katanya.

Sedangkan untuk BMW X3 model lama, lanjut Jodie mengatakan, persediaan unitnya sudah habis sejak dua sampai tiga bulan lalu. Hal tersebut diklaim karena BMW X3 jadi salah satu produk BMW yang laris di pasar.

"Karena kebutulan X3 model yang paling digemari oleh pengguna BMW dan mereka mengejar untuk mendapatkan mobil. Berbeda dengan merek lain, mobil baru keluar, mobil lama masih ada stoknya," lanjutnya.

"Totally sekarang tidak ada, bahkan di diler kita sudah kosong," tambah Jodie.

Mobil dijual seharga Rp 1,009 miliar, harga itu masih off the road alias harga sebelum pajak. Harga setelah pajaknya tidak pernah disampaikan BMW. Menanggapi hal tersebut Vice President of Sales BMW Indonesia, Bayu Riyanto, mengatakan pihaknya tidak bisa mengatakan harga BMW X3 terbaru jika harganya on the road.

"Kalau on the road kita tidak bisa komunikasi karena memang tinggal dihitung sendiri atau lihat price list kita," ujarnya.

Hal tersebut kata Budi karena harga on the road menyangkut domisili serta kepemilikan mobil dari konsumen itu sendiri. Domisili berbeda maka harga antara satu konsumen dengan lainnya akan berbeda.

"Itu kan pasti berpengaruh ini kendaraan kedua atau ketiga dia tinggal di mana, di Jabodetabek, di Bandung, atau di luar itu, jadi kita nggak bisa info. Karena kita pernah info, terus malah salah. Kalau Jakarta sama Bekasi saja berbeda," katanya.

Sementara itu, lanjut Budi menjelaskan, untuk perbedaan harga produk yang didatangkan CBU dari luar negeri dengan yang dirakit lokal (CKD) bervariasi. Namun yang jelas ada perbedaan dari nilai pajak impornya. "Itu mungkin bisa dikalkulasi kurang lebihnya. Tapi pasti harganya lebih terjangkau (kalau CKD). Tapi kalau kita bicara semua varian pasti beravariasi," lanjutnya.

Sumber : oto.detik.com

viewed :: 126
Berita Terkait Lainnya :