11 Januari 2018
SPORTS MOTOR

Suzuki Bantah Kegagalan Di MotoGP 2017 Karena Iannone Dan Rins


Manajer Teknik Tim Suzuki, Ken Kawauchi, mengakui performa buruk timnya pada musim MotoGP 2017. Menurutnya, GSX-RR tak mampu menunjukkan kekuatan yang menakjubkan dan enggan menyalahkan kedua pebalapnya, yakni Andrea Iannone dan Alex Rins.

“Tahun lalu beberapa bagian motor memang membaik, namun beberapa bagian lebih buruk ketimbang 2016. Pada beberapa trek, motor tersebut bekerja dengan baik, tapi di jalur lain jauh lebih buruk,” ungkap Kawauchi, mengutip dari Motorsport Magazine.

Pada musim lalu, Suzuki harus puas menduduki posisi enam klasemen akhir tim dengan koleksi 130 poin. Raihan itu tak jauh lebih baik dari dua musim sebelumnya yang konsisten berada di posisi lima besar. Memang jika dibandingkan pada musim 2015 dan 2016, komposisi pebalap Suzuki berbeda.

Musim 2015 dan 2016, Suzuki diperkuat dua pebalap terbaiknya yakni Maverick Vinales dan Aleix Espargaro. Sementara pada musim 2017, kombinasi dua pebalap Suzuki berbeda yakni diperkuat Iannone dan Rins.

Kedua pebalap tersebut gagal mengantarkan Suzuki mempertahankan posisi dari musim-musim sebelumnya. Kawauchi menjelaskan bahwa ini bukan salah kedua pebalapnya, hanya saja Suzuki masih membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan kedua pebalapnya.  

“Musim lalu Iannone harus mempelajari Suzuki dan juga kami harus belajar tentang Iannone, jadi butuh waktu,” tambahnya.

“Tetapi akhirnya setelah setengah musim, Iannone tampak lebih baik. Rins cedera di Texas dan tidak benar-benar fit sampai setelah istirahat pertengahan musim. Dari Brno ia terus bangkit dan menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Pada klasemen akhir pebalap, Iannone menduduki posisi ke-13 dengan raihan 70 poin. Sementara rekannya yakni Rins harus puas menempati posisi 16 dengan koleksi 59 poin. Pebalap berpaspor Spanyol itu terpaksa absen di lima seri balapan karena mengalami cedera.

viewed :: 1130
Berita Terkait Lainnya :