07 Desember 2017
GARASI MOBIL

Mirip Rencana Toyota, Volkswagen Siapkan Puluhan Model Mobil Listrik Di 2020


Dengan menandatangi kesepakatan berdasarkan kemitraan dengan pemasok utama MEB Supplier Summit, pabrikan otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW) melanjutkan persiapan untuk produk dan teknologi terbesar dalam sejarah mereka.

Mobil jenis Electrik hatchback menjadi model pertama yang dijadwalkan peluncurannya pada akhir 2019.

Dengan demikian prabrikan yang berbasis di Wolfsburg, Lower Saxony, Jerman, tersebut tak mau ketinggalan dengan mengikuti tren pasar otomotif.

“Persiapan untuk masuk ke era baru mobilitas e-commerce yang terjangkau sedang berjalan dengan baik,” ujar CEO Volkswagen, Dr. Herbert Diess yang menandatangani kesepakatan tersebut, seperti dilansir dari motor1.com.

Dia juga mengumumkan bahwa VW ingin mengubah pabrik Zwickau di Saxony, di mana jenis mobil I.D Family akan diproduksi, dan itu akan menjadi pusat e-mobiltas terbesar di Eropa.

“Kami telah secara signifikan mengurangi kompleksitas proyek I.D dan mempersingkat proses pembuatan produk hingga 11 bulan,” tutur Ketua Produk e-Mobility Volkswagen, Christian Senger.

Volkswagen ambisius dengan rencana yang mencakup 20 model otomotif listrik pada 2022. Volkswagen Group secara keseluruhan ingin meluncurkan 32 model berdasarkan platform MEB di seluruh dunia, untuk lima tahun ke depan. Pada 2020, lebih dari 100 ribu unit Volkswagen berbasis MEB akan dibuat.

Arsitektur MEB merupakan platform yang baru untuk kendaraan listrik, dan bekerjasama dengan lebih dari 100 perusahaan pemasok dan pembuat mobil yang telah mendatangani kesepakatan pengembangannya.

Identitas hatcback akan diikuti oleh I.D Buzz dan I.D Cross model, yang akan diperkenalkan pada 2020. Rangkaian mobil listrik Volkswagen akan ditawarkan di Eropa, China, dan Amerika Serikat.

Dengan begitu, dari sisi waktu aksi Volkswage hampir sama dengan rencana Toyota Motor Corp yang akan memperkenalkan kendaraan listrik di China dan India pada 2020. Hal ini untuk mempercepat dorongan ke mobil bertenaga baterai di tengah ketatnya peraturan lingkungan.

Produsen mobil terbesar Jepang itu akan merancang EV sendiri untuk pasar China, dan juga mempertimbangkan untuk menjual EVS yang dikembangkan oleh mitra lokalnya di bawah marque-nya. 

viewed :: 124
Berita Terkait Lainnya :