14 September 2017
HEADLINE MOBIL

Tahun Depan Mobil Listrik Amerika Ini Pakai Suspensi Udara


Seorang pengguna Twitter bertanya kepada chief executive officer (CEO) Tesla, Elon Musk soal ketersediaan perangkat air suspension (suspensi udara) di salah satu mobil listriknya, Model 3. Menanggapi pertanyaan tersebut Musk mengatakan bahwa suspensi udara akan disertakan ke Model 3 varian dual motor yang akan segera meluncur.

Motor Authority melaporkan bahwa Model 3 dengan suspensi udara meluncur tahun depan. Berdasarkan peryataan Musk belum lama ini, bahwa versi kinerja dual motor sudah ada dalam rencana bisnis perusahaan. Dari rencana tersebut nampak jelas Model 3 akan mengikuti jejak model S dengan menawarkan sistem penggerak semua roda (dual motor) atau performa dan non performa.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu memberi julukan smart air suspension. Lewat sistem tersebut mobil dapat beradaptasi dengan kondisi jalan, jadi suspensinya bisa naik dan turun secara otomatis pada saat dibutuhkan. Fitur yang sama juga terdapat pada produk Tesla lain seperti Model S dan Model X. Fitur tersebut juga berguna pada saat kendaraan melewati jalan yang curam atau tidak rata.

Tesla Model 3 diperkenalkan pada April 2016. Mobil ini terbilang fenomenal karena hanya berselang satu hari setelah peluncuran, pemesanannya di seluruh dunia mencapai 200 ribu unit. Menariknya Model 3 hadir tanpa pesaing, beberapa pesaingnya baru akan muncul mungkin sekira 2019 berasal dari BMW.

Mobil ini mampu berakselerasi dari 0–96 kilometer per jam dalam waktu tidak lebih dari empat detik. Dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil ini mampu menempuh jarak 346 kilometer.

Interior Tesla Model 3 diklaim lebih luas dan nyaman dari sedan sejenisnya karena bisa menampung lima orang.

Dari tampilannya, Model 3 terlihat seperti versi mini dari Model S. Tampilannya cukup khas dan mudah dikenali karena tidak menggunakan grille depan, hanya terdapat ventilasi udara di bagian bawah bumper. 

viewed :: 149
Berita Terkait Lainnya :