13 September 2017
CLUB MOTOR

Kawasaki Z250 Owner Community


Namanya juga motor baru. Baru diluncurkan PT Kawasaki Motor Indonesia [KMI] pada akhir Januari lalu. Jadi yang punya masih sangat-sangat terbatas mengingat motor ini dibuat di level berbeda dari standar model naked. Harganya juga beda dari kebanyakan naked bike yang ada di Tanah Air. Hehehee.

Satu persatu pemilik dan penunggang motor yang punya tampang sengit, keras dan gahar ini mulai berseliweran di jalan raya. Kemudian, satu persatu pemilik Kawasaki Z250 bermunculan di media sosial macam facebook dan twitter hingga akhirnya kumpul lah para pemilik Z250 yang sedang berburu taman di media sosial itu. Perlahan namun pasti, perkumpulan pemilik Z250 terus tumbuh. Kemudian mulailah kegelisahan 'menggerayangi' hati mereka. Gelisah karena punya temen tapi nggak pernah ketemu. Kalau kata Mr Tukul Arwana, nggak pernah ngobrol face to face. Saban hari ngobrolnya cuma lewat key board atau key pad di telepon pintar.

Pada 29 Juni, tercetuslah kopdar perdana. Senyam-senyum, jabat erat genggaman tangan dan dengan perasaan sedikit canggung, menggelayuti 6 orang penunggang Z250 di kopdar perdana itu. Nggak bro, itu cuma tebakan penulis aja. Biasanya nihh, kalau pertama ketemu pasti ada rasa canggung gimanaa gituh.. Jadwal kopdar pun ditetapkan. "Awalnya berkumpul di sosial media, kemudian pada 29 Juni kita bikin kopdar perdana. Ada 6 orang yang datang. Kopdar kita tetapkan hari Jum'at setelah jam kantor di depan Patung Panahan Senayan," papar Tebhe Andri, yang didapuk jadi Wakil Ketua Kawasaki Z250 Owner Indonesia [KZ250OI].

Mulai sering kumpul, sering ketemu, sering ngobrol bareng, maka tercetuslah rencana turing perdana sekaligus pengukuhan nama dan struktur organisasi perkumpulan pecinta Z250 ini. "31 Agustus kemarin sekitar 24 motor meluncur ke Ciater untuk menentukan nama dan kepengurusan. Dari sana tersepekati nama Kawasaki Z250 Owner Indonesia," ucap Tebhe. "Ini yang pertama. Ini adalah komunitas Z250 pertama di Indonesia. Soalnya gw belum menemukan di tempat lain komunitas atau klub Z250," tambahnya.

Menurut Tebhe, komunitas ini ke depannya bukan hanya sebagai klub atau kumunitas belaka yang kerjaanya cuma kopdar, turing dan bla bla bla. Tapi akan jadi seperti sebuah organisasi yang di dalamnya akan ada bagian-bagian atau divisi yang mewakili minat dan hobi para anggotanya. Yang doyang turing akan ada ketuanya bidang turing, yang demen ngoprek juga akan ada ketua bidang ngoprek, yang demen jualan pun akan ada bidangnya. "Sehingga komunitas ini bisa menjadi wadah bagi anggotanya untuk menyalurkan hobi dan minat mereka. Karena sudah pasti minat dan hobi anggota Z250 nggak akan sama antara satu dengan yang lain. Selain itu kita nggak terapkan nomor anggota," kata Tebhe. "Jadi nggak ada senioritas, semua sama," sambar Dennis, Humas KZ250OI penunggang Z250 berkelir putih.

"Yang bisa kopdar ayoo kita kopdar, yang bisa turing silahkan turing dan yang nggak bisa yah nggak apa-apa. Kami tidak memaksa mereka untuk mengikuti acara-acara yang akan dilaksanakan jika memang mereka tak bisa," lanjut Tebhe.

Ini motor sangar. Mesin lumayan besar. Suara kenalpot menggelegar. Bisa lari kencang. Kemungkinan anggota komunitas Z250 doyan ngebut dan sedikit/banyak ugal-ugalan di jalan raya tentu ada. Jadi agak atau mungkin sangat mengganggu ketenangan pengguna jalan lain. Banyak klub kalau lagi turing suka kayak gitu, kan.? Hehehe. "Ehh.. ehhh..Nggak gitu juga bro. Justru kita mau menegaskan kepada masyarakat kalau kita ini komunitas motor biasa yang sama haknya dengan pengguna jalan lain. Kita malah akan bikin standar-standar riding atau turing untuk para anggota KZ250OI. Safety riding tetap jadi prioritas," tegas Tebhe.     [w33]

viewed :: 13758
Berita Terkait Lainnya :