11 Maret 2018
SHOWROOM MOBIL

Modifikasi Suzuki Jimny SJ410 1982 38 Inci


"Memang sudah cita-cita untuk punya kendaraan kecil tapi pakai ban besar," ucap Frans Yoga Soegama. Dan, kebetulan ada sebuah Jimny yang rela untuk 'digemukan' oleh Yoga. Lagian, kendaraan warna merahnya ini kerap digunakan untuk off-road, "Kalau pakai ban besar, setidaknya jadi beda sendiri saat banyak Jimny di trek off-road," cengirnya.

Kenapa pilihannya pada Jimny? Tentu karena ada tantangan tersendiri saat kendaraan kecil harus diisi ban besar. Apalagi sang pemilik tetap mempertahankan bodi asli Jimny. Bahkan wheelbase antara roda depan dan belakang tidak dipanjangkan.

Kami sendiri sempat ragu saat dapat info tunggangan Yoga ini menggunakan ban 38". Padahal Jimny pakai ban 33" saja rasanya sudah banyak yang mesti 'dikerjakan'. "Memang mustahil, kalau semua masih mempertahankan jeroan Jimny," celetuk pria yang akrab disapa Yoga.

Sebelum pakai ukuran roda 38", tunggangan Yoga ini sudah dijejalkan ban ukuran 35". Tapi, ukuran yang sudah overdosis untuk Jimny itu belum memuaskan batinnya. "Sekalian aja bikin lebih besar lagi, hehehe," cengir pria kelahiran 1987 ini.

Untuk mengubah kaki-kaki memang tidak semudah membalik telapak tangan. Karena Yoga ingin mempertahankan panjang aslinya Jimny. Belum lagi suspensi dan gardan bawaan sudah tidak lagi mendukung untuk ban sebesar itu. Selain beban gardan yang semakin berat, per juga tidak bisa ditinggikan terlalu jauh.

Sebagai penopang utama ban, gardan pun diganti yang lebih kokoh. "Tadinya saya ingin mempertahankan semua dengan komponen Jimny, paling as roda cari yang heavy duty. Tapi sudah tidak mungkin dari segi waktu dan kepraktisan, malah bikin 'kerjaan' makin banyak. Makanya saya pilih gardan Toyota Prado, sudah jelas lebih kuat menanggung beban walaupun ukuran ban besar. Karena Jimny punya bobot yang jauh lebih ringan dari Toyota Prado," jelasnya.

Yoga pun mempercayakan perubahan kaki-kaki pada bengkel ATJ Concept, di Bandung. Konstruksi suspensi leaf-spring sudah tidak diandalkan. Agar dapat lebih jangkung dan punya travel suspensi panjang, sistem suspensi link-arm pun digunakan. Menggunakan 4 link-arm custom, dengan link-arm yang cukup panjang, agar travel makin jauh. Juga tambahan lateral rod arm, agar kendaraan tetap stabil walaupun menjulang tinggi.

Yoga ingin mempertahankan dimensi tunggangannya, dengan cara mempertahankan jarak antara roda depan dan belakang. Namun ini hampir mustahil, pastinya Jimny akan terlihat lebih 'gemuk', karena hampir seluruh bagian empat rodanya berada di luar bodi. Belum lagi akan terlihat bantet, terutama saat dilihat dari sisi samping. Kalau dari depan atau belakang, proposisi bodi masih enak dilihat, karena tinggi dan lebar hampir setara, paling bodi mungil Jimny terlihat makin kecil.

Tentu saja kami penasaran bagaimana kemampuan off-roadnya. "Lebih enak kok," jawabnya singkat, sembari menunjukan foto-foto tunggangannya dipakai off-road saat sudah menggunakan ban 38". "Yang pasti, biar rada bertenaga, mesin 1.000 cc asli dipensiunkan. Sekarang pakai mesin 1.600 cc milik Suzuki Vitara," celetuknya.

Melihat dimensinya yang bantet dan jangkung, pasti sedikit khawatir untuk mengemudikannya, karena takut limbung. Ternyata begitu dicoba, tunggangan ini tidak terasa limbung. Dengan sumbu roda yang lebar, jadi tidak masalah walaupun harus melewati jalan negative sekalipun. "Paling rada hati-hati waktu lewat tanjakan, atau turunan curam, karena kemungkinan bisa roll-over," jelas Yoga yang sudah paham dengan tunggangannya.

Dengan begini, tunggangan Yoga jadi Jimny pemakai ban terbesar di Tanah Air. Yang tetap menggunakan bodi paling utuh dan jarak roda yang masih sama dengan standarnya. Kira-kira ada lagi yang mau bikin saingan buat tunggangan Yoga? Jangan lupa kabari JIP yah ...

Spesifikasi Teknis
Mesin                 : Suzuki G16A
Transmisi           : Suzuki Vitara 5 Speed Manual
Transfercase      : Suzuki Jimny
Final Gear          : 7:37
Gardan               : Toyota Prado
Differential          : OEM Toyota LSD
Suspensi            : Custom 4 Link Arm & Lateral Rod Arm
Shockbreaker    : Profender Coilovershock 10" & FOX Reservoir 10" (Depan)
                            FOX Reservoir 10"
Pelek                 : ARW Beadlock 15"
Ban                    : Maxxis Creppy Crawler 38"
Bumper              : Custom Tubular
Sideguard          : Custom
Rollbar               : Custom 6 Titik
Lampu Sorot     : LED
Head Lamp       : KC
Jok                    : Corbeau
Safety Belt        : Takata
Aki                    : Aki BTS
Winch               : Warn 8274 M50

viewed :: 11354
Berita Terkait Lainnya :