13 Agustus 2019
TIPS MOBIL

Mewaspadai Getaran Yang Terjadi Pada Stir Mobil


Masih banyak pengendara mobil melakukan kesalahan dalam perawatan kendaraan, salah satunya sikap menganggap remeh gejala-gejala yang sebenarnya dapat memicu kerusakan lebih serius. Contohnya, jika setir (kemudi) bergetar sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Seharusnya setir tidak terlalu menimbulkan getaran ketika melaju pada kecepatan berapa pun. Namun, banyak kasus yang terjadi di mana mulai terasa getaran saat mobil dipacu pada kecepatan di atas 100 km/jam.

Gejala ini sebenarnya mengindikasikan telah terjadinya masalah pada roda-roda bagian depan. Umumnya, kasus ini dipicu roda-roda yang tidak balance (Seimbang). Jika dibiarkan, komponen-komponen yang terkait dengan stir dapat terkena imbas. Misalnya, tie rod, end tie rod, bushing steer, serta lahir akan cepat aus dan tidak presisi (oblak).

Sebaiknya, jika mendapatkan stir bergetar kurangi kecepatan kendaraan. Berkendaralah dengan kecepatan yang tidak menimbulkan getaran pada stir. Tentu saja, diharapkan dengan berkurangnya kecepatan, getaran pada stir berkurang, maka efek kerusakan pada komponen lain pun dapat diminimalisir. Selain itu, bergegaslah membawa mobil momoners ke bengkel untuk dilakukan balancing.

Sebagai bentuk pencegahan, rawatlah kendaraan secara teratur. Jangan lupa, setiap kelipatan 10.000 km lakukanlah balancing. Getaran juga dapat disebabkan jika roda-roda mobil sering dipaksa secara kasar melintasi medan yang buruk. Karena itu, bila kebetulan berkendara di jalan yang berlubang, melajulah dengan kecepatan pelan agar benturan pada roda tidak terlalu keras. (w33)

viewed :: 14081
Berita Terkait Lainnya :