15 Maret 2019
SHOWROOM MOTOR

Modifikasi Yamaha Byson Model Moge Tennere 650 cc


Modifikasi luar dalam Yamaha Byson tahun 2010 menjadi Tenere ala Ring of Fire. Tidak hanya pada bagian luarnya yang dirubah secara menarik, untuk peforma mesin juga ditambah layaknya moge Yamaha Tennere 650cc.

Motor Sport Yamaha Byson dimodifikasi sang pemilik Yonny Purwandana untuk memenuhi kebutuhan berkendara jarak jauh dengan peforma dan kenyamanan yang sempurna. Sebab jarak tempuh yang harus dilibas dalam setiap harinya kurang lebih 120 km.

 Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Yonny sang pecinta Yamaha Byson sekaligus pendiri Byonic (Byson Yamaha Owner Indonesia Club) chapter Madiun NRA 001 ini mengubah beberapa bagian motor sportnya. Perubahan tersebut diantaranya:

1. Mesin
Perubahan mesin atau jantung/piston sebagai pendongkrak tenaga perubahan piston standart Byson dari ukuran 58 mm dinaikkan menjadi 64 mm. Untuk memenuhi peningkatan tersebut menggunakan piston CBR 150 yang kebetulan ukuran pen dan ketinggiannya sama, yaitu 64 mm tanpa harus memotong head piston dan bikin lobang squis.

Ukuran piston sesuai tanpa hilangkan diasil (peredam suara dari pabrikan). Yonny juga memberikan saran "Hati-hati kebanyakan tukang bengkel bubut kurang memperhatikan sehingga diasil dibubut habis sampai hilang trus di shok besi/linear, itu yang diakibatkan hasil nya nanti suara terdengar kasar/berisik pada daerah mesin" ungkapnya melalui pesan Whatsapp.

Untuk per kopling menggunakan punya Ninja 250 atau ZX250. Mengenai biaya perubahan satu paket bore up mesin semua sekitar Rp 950 ribu.

2. Ketinggian
Untuk mendapatkan tampilan yang lebih tinggi, ditambah dengan penyambung skock depan, dengan harga di kisaran Rp 350 ribu. Agar sambungan tidak kelihatan ditutup menggunakan pipa besi uk 2 dim jadi kelihatan seperti upside-down.

3, Tangki
Untuk mendapatkan tampilan yang lebih tinggi, ditambah dengan penyambung skock depan, dengan harga di kisaran Rp 350 ribu. Agar sambungan tidak kelihatan ditutup menggunakan pipa besi uk 2 dim jadi kelihatan seperti upside-down.

4, Stang
Pada bagian stang diubah dengan gaya super touring, yakni menggunakan stang Fatbar dan dilengkapi pelindung tangan/handguard. Stang juga dibalut holder HP dan GPS, untuk tetap mempermudah komunikasi dalam perjalanan.

5. Pelindung Mesin
Pelindung mesin memakai engine guarf hasil tangan kreatif pemilik motor sendiri. Selain melindungi mesin, tutup ini juga guna memberikan kesan tampilan gagah.

6. Shok Belakang
Pada shock belakang ini juga ditambah dengan peninggi untuk menyesuaikan dengan ketinggian yang diberikan pada shock depan.

7. Rantai
Pada bagian rantai diberikan stabiliser, karena ban belakang besar jadi rantai mudah kendor, untuk itu cukup penting alat ini.

8. Ban Depan
Pada ban depan menggunakan merek Swallow uk 110/90-17.

9. Ban Belakang
Kemudian untuk ban belakang memakai Swallow uk 160/60-17.

10. Box
Di bagian belakang diberikan tambahan side box KMI guna terlihat besar, sekaligus untuk menyimpan beberapa barang dalam perjalanan.     ..... (w33)


viewed :: 122552
Berita Terkait Lainnya :