23 Juni 2018
CLUB MOTOR

Tiger Riders Club (TRIC)


Sejarah TRiC
Tiger Riders Club (TRiC) lahir pada tahun 2004 di Jakarta. Berawal dari perkumpulan anak-anak di wilayah HTML Jakarta Barat yang memiliki visi dan misi sama bersiraturahmi lepas lebaran tahun 2004 lalu di rumah bro Hendra, TRiC-004. Turut mengundang beberapa rekan dari Otomotif Tangerang Community (OTC-Tiger) yang ditukangi oleh Bro Ambar TRiC-005 dan Bro Adi TRiC-006. Secara kebetulan, keduanya dan beberapa orang member OTC lainnya adalah Alumni Honda Tiger Bikers Club (HTBC).

Malam itu, atas pertimbangan kesamaan visi dan misi, kami sepakat untuk me-lebur menjadi satu wadah dan mendirikan organisasi yang dapat mengakomodir hobi para individu di dalamnya. Ditetapkanlah tanggal 5 Desember 2004 sebagai Musyawarah Kerja, dimana dalam musyawarah ini disepakati nama Tiger Owners Club (TOC) sebagai nama organisasi kami dan terpilihnya bro Dave Masri TRiC-001 sebagai Ketua dengan masa bakti percobaan 1 tahun; juga ditetapkan untuk segera menyusun kabinet TOC. Selang 3 hari berjalan, ternyata didapati bahwa nama TOC tersebut telah digunakan oleh beberapa teman-teman club Tiger di daerah, contoh-nya TOC Makassar. Untuk menghindari kerancuan, maka, nama TOC diganti menjadi Tiger Riders Club atau TRiC. Nama ini kemudian dikukuhkan pada acara Musyawarah Bersama di Tangerang tanggal 1 Januari 2005. Pada saat itu pula TRiC resmi memiliki kabinet dan mulai menyusun draft AD/ART Club. Dengan berkekuatan 30 orang, disepakati untuk menjadikan TRiC sebagai bagian dari keluarga dan hati setiap membernya. Hal tersebut dikukuhkan dengan adanya doktrin:
* mendahulukan Keluarga diatas TRiC
* mendahulukan Pekerjaan & Akademis diatas TRiC
* mendahulukan TRiC diatas kegiatan lainnya

Doktrin tersebut dipilih karena, TRiC sudah belajar banyak dari teman-teman sekitar yang telah lebih dahulu menjalani organisasi serupa. Segala kegagalan dan keberhasilan telah disadur dan dijadikan cambukan buat TRiC agar dapat diterima di membernya dan masyarakat. Intinya, club ini kami jadikan wadah untuk berinteraksi, menambah pengalaman di bidang motor Honda Tiger dan memperluas networking atau jejaring mahluk sosial.

Sebagai organisasi yang berbasis hobi, TRiC berupaya untuk menjalin persahabatan dengan lingkungan sosial maupun organisasi serupa dengan konsep men-junjung tinggi perbedaan dan hak orang lain dalam berorganisasi. Hal ini terbukti dengan hadirnya TRiC di beberapa rentetan acara undangan club maupun kegiatan sosial lainnya sekaligus melebur dengan komunitas non club.

Sesuai program kerja Kabinet TRiC yang disepakati mulai 1 Januari 2005, Ketua menetapkan evaluasi 6 bulan pasca berdirinya club, untuk mengukur layak tidak-nya organisasi TRiC untuk dapat terus berjalan.

Pada tanggal 7 Agustus 2005 dilaksanakan Musyawarah Anggota yang Pertama (Musang I). Atas kesepakatan bersama, ditetapkan bahwa jabatan kepengurus-an TRiC adalah sampai dengan 2 tahun (terhitung mulai Musang I) dan pergan-tian beberapa struktur organisasi serta penetapan TUSI (tugas dan fungsi) baru bagi Pengurus. Tanggal 3 September 2006 lalu telah dilaksanakan Musang II. Untuk memantapkan ruang gerak dalam dunia otomotif serupa, saat ini TRiC telah tergabung dengan Jakarta Motor Organization (JMO) dan Honda Tiger Club Indonesia (HTCI). Sedang untuk menunjang kelangsungan informasi dan komunikasi antar anggota-nya, selain memanfaatkan Call Center/Infokom, diciptakan pula sebuah milis internal dengan nama tigerridersclub@yahoogroups.com. Sedang berita-berita seputar TRiC dapat dipantau melalui media cyber di www.tric.or.id

Moto Ride with Pride yang di gandrungi oleh para member TRiC, menjadi sebuah jatidiri yang kiranya sulit untuk digantikan oleh para Riders TRiC.

Visi
Visi TRiC adalah meningkatkan budaya disiplin berkendara dan selalu berfikiran positif serta kreatif dan inovatif dalam bergaul maupun secara organisasi.

Misi
Misi TRiC adalah  menggalang potensi dan minat bakat yang diperlukan bagi kemajuan TRiC dengan melakukan kegiatan untuk memperluas minat masyarakat dalam kegiatan otomotif khususnya sepeda motor dan meningkatkan wawasan pengetahuan tentang keahlian berkendara roda dua bagi para anggota dan komunitas club motor.  [w33]

viewed :: 11863
Berita Terkait Lainnya :