13 Januari 2018
SHOWROOM MOTOR

Harley-Davidson FXD W6, Kobra Kolot Bragajul


Judul artikel ini sekalian nama dari motor milik Faraz Bdugulz. "Kependekan dari Kolot Bragajul, tua tapi berandalan, brengsek" tandas pemilik yang  berbadan gambot ini.

Bicara tentang tunggangannya, Faraz sepertinya menggandrungi kisah customized zaman dahulu. Desain bobber yang digarap  Didoth Retrogrades Slaughter House (RSH) punya cerita unik  dalam sejarah modifikasi.

Gaya begini lebih tua dari choppers. Ini bukan karena ban depan belakang gambot, tapi bobber memang cikal bakal choppers yang sudah modif motoring, nge-bob tapi masih pertahankan sasis asli.

Biasanya warna tidak cerah, drum brake tanpa mengobrak-abrik rake motor. Aslinya bobber juga menganut mesin-mesin lawas, keluarga  the forty five, 750 cc atau big twin legendaris, Knuckle, pan atau shovelhead.

Kali ini, modifikasi RSH dilakukan pada motor H-D FXD W6 1993. "Sengaja dipilih tidak mengilap tapi menonjolkan karakter keras, logam karat menyesuaikan karakter yang dituju. Tua tapi bandel dan brengsek," tambah owners kelahiran 1982 ini.

Walau begajul, rider ini tidak mau mengorbankan pinggang dan ginjal kalau turing jauh. Artinya, kenyamanan turing tetap dipertahankan. RSH  dan pemilik sepakat tidak mau menyiksa diri dengan hardtail. "Sok belakang H-D progressive, ergonomis dipaskan dengan postur tubuh pemiliknya," tambah Didoth.

Tentu persoalan ergonomi juga dibarengi dengan estetika. Tampilan bobber penuh karat dan keras plus postur gambot pemilik pasti sreg jika dipilih ban gaya bobber tulen. Roda depan-belakang diameternya sama, tebal dan gendut. "Nuansa old schoolnya diperkuat lewat pilihan ban depan belakang 5,00-16 inci," jelas tim RSH.  [w33]

DATA MODIFIKASI
Ban depan  : Firestone 5,00x16
Ban belakang  : Firestone 5,00x16
Pelek belakang : 3,5-16 inci H-D
Pelek depan  : 3,5-16 inci H-D
Rem depan  : Brakeless
Rem belakang  : Drum brake Japan
Cat  : Blur Brown Concept
Sok depan  : Stock


viewed :: 13524
Berita Terkait Lainnya :