20 September 2019
SHOWROOM MOBIL

Honda Odyssey 2008, Jadi Saksi Setiap Aksi


Large MPV ini kerap dipercaya keluarga mapan yang mengedepankan kenyamanan. Beda lagi ketika di tangan Dirga. Hal tersebut tidak berlaku bagi Mahadirga Syafrilman. Honda Odyssey ini jadi saksi dalam setiap aksi Dirga, panggilannya. MPV keluaran 2008 ini sudah mulai dipakai oleh Dirga, saat masih sekolah di Surabaya, Jatim. "Saya pilih karena daya muatnya besar. Untuk pergi bersama teman-teman jadi lebih enak," sebutnya saat memilih pacuan tersebut.

Ketika pindah Jakarta untuk meneruskan kuliah, Odyssey andalan ikut serta. Di sinilah Dirga semakin senang modifikasi. "Waktu di Surabaya sebenarnya sudah juga, tapi masih seputar body kit saja," jelas pria berusia 20 tahun ini.

Akhirnya diputuskan untuk bermain di Wagonis (aliran modifikasi VIP bagi mobil wagon). Berbeda dibanding Odyssey lainnya yang suka ikut kontes, Dirga ingin pacuannya tetap bisa berjalan dengan normal dan nyaman. Maka ubahan yang dilakukan dipilih yang tidak terlalu ekstrem.

Interior mengandalkan model D.A.D Garson. Mulai jok, karpet sampai gorden dan pedal set. Target selanjutnya ingin ditambahkan mini bar supaya lebih berkesan VIP. Demi tampil 'menjamah' aspal, permainan kaki-kaki jadi proyek selanjutnya.

Pelek menggunakan Luftban ukuran 20 inci. Belakang terlihat lebih celong dibanding depan, ini disebabkan lebar yang beda. Depan pakai 8,5 inci sedang belakang 10 inci. Semuanya berbalut ban Accelera Phi ukuran 225/35.

Tidak cukup itu saja, suspensi juga dikorbankan. Sokbreker memang masih standar, hanya per saja yang custom. Sayang Dirga tak hafal perpaduan per yang terpasang. "Yang jelas sudah modifikasi," tambahnya.  [w33]
Plus: - Odyssey terbilang unit yang jarang dipakai
MInus: - Interior belum kena banyak sentuhan modifikasi

Data Modifikasi
Body Kit: D.A.D Garson Custom
Fender: Custom
Ducktail: Custom
Pelek: Luftban 20 inci
Ban: Accelera ukuran 225/35
Interior (Jok, karpet, gorden, pedal set) : D.A.D Garson


viewed :: 11821
Berita Terkait Lainnya :