30 Desember 2019
SHOWROOM MOBIL

Modifikasi Toyota BJ40 1982


Dulu pernah punya Toyota BJ40, begitu cerita awal Erwin, salah satu pengusaha muda asal Cepu, Jawa Tengah. Namun karena saat itu pengin banget punya FJ40, maka BJ40 inipun diubah bermesin bensin. Saat itu tidak kepikiran kalau BJ40 susah dicari. Dan akhirnya BJ40 inipun berubah menjadi FJ40, dengan segala macam aksesori ikutan berganti tipe bensin.

Namun ternyata kecintaan akan BJ40 tetap ada. Apalagi setelah tahu kalau BJ40 cukup susah dicari di pasar. Pun kalau ada, harganya bisa "Sundul langit," kata Om Erwin, sambil mengangkat tangan tinggi ke arah langit.

Beruntung saat mampir ke bengkel Audi milik Om Johan, Semarang, ada Toyota BJ40 dalam kondisi baik, tengah dilego. Pun sebenarnya harga yang ditawarkan lumayan tinggi. Namun setelah dinegosiasi, akhirnya ketemu harga yang cocok. Maka diboyonglah BJ40 ini ke Cepu.

Kondisinya yang cukup terawat, sehingga Om Erwin tak perlu bekerja terlalu keras untuk merekondisi. Hanya beberapa part yang dirasa kurang sreg, diganti. Seperti yang semula memakai baut 'L' dikembalikan lagi ke baut asli. Beberapa part yang sudah diakal-akali, dikembalikan ke kondisi standar.

Namun meski punya aliran autentik, toh Om Erwin juga punya prinsip lain. "Pada dasarnya saya pengin punya mobil yang siap pakai dan nyaman." Sehingga ada beberapa bagian yang sengaja diganti dengan produk aftermarket demi sisi kenyamanan. Semisal per dan sokbreker, lalu headlamp. Lalu pelek berikut dengan bannya. Hasilnya, "BJ40 inipun masih sangat nyaman untuk keperluan harian." [w33]

viewed :: 12124
Berita Terkait Lainnya :