14 Maret 2018
TIPS MOBIL

Bed Liner, Lapisan Anti Gores


Selain angkutan manusia, transportasi darat untuk mengangkut barang dari waktu ke waktu mengalami perkembangan cukup signifikan. Armada kendaraan pikap ataupun dobel kabin dewasa ini mencatat peningkatan lumayan pesat setiap tahunnya. Namun kali ini yang kita bahas adalah bed liner yang kini jadi salah satu aksesori wajib pemilik d-cab maupun pikap.

Sebagai kendaraan angkut barang, sudah sedikit banyak akan mengalami gesekan dengan barang yang diangkutnya. Cat yang mengelupas lantaran gesekan itu akan membuka permukaan logam plat. Sehingga plat

besi pun bersinggungan langsung dengan udara dimana ini akan memicu terjadinya oksidasi. Karat pun pasti cepat menghampiri bagian tersebut. Dalam jangka waktu tertentu plat besi akan terkikis dan akhirnya keropos.

Untuk antipasi hal tersebut dilakukan beberapa upaya yang intinya berusaha melindungi permukaan bak angkutan barang dari benturan dan goresan. Salah satunya dengan cara menambahkan bed liner alias lapisan pelindung permukaan bak barang.

 Cara paling primitif yakni dengan cara meletakkan papan kayu di atas permukaan bak. Papan kayu tersebut akan melindungi dari gesekan langsung dari benda yang diangkut dengan permukaan plat bak.

Sejauh ini kami belum menemukan penjual yang secara khusus menawarkan generasi perintis bed liner ini.

Boleh dibilang inilah bed liner ini produk home made.

Kendati cukup efektif dan harganya relatif terjangkau, namun dari segi estetika termasuk kurang.

Apalagi jika kondisi kayu pelapisnya mulai usang dan mulai pecah. Pasti tampilan jadi makin kurang oke. Kelemahan lain dari bed liner kayu ini adalah tidak bisa melindungi sisi vertikal dari bak. Sehingga tak sedikit lantai bak pikap dari kendaraan tersebut utuh namun sisi-sisi dindingnya amburadul.

Namun tentu ini bukan yang kita maksud dengan bed liner. Setidaknya terdapat dua macam bed liner yang dikenal luas di seluruh dunia. Keduanya memiliki kegunaan yang sama, namun berbeda sekali bentuknya.

Drop-In
Yang pertama adalah bed liner yang terbuat dari bahan plastik dengan sebutan bed liner drop-in. Bed liner ini mampu melindungi semua sisi dari bak yang ada. Permukaan plat bak pikap dapat terlindungi dari benturan ataupun gesekan. Secara estetika penampilannya tidak menginterupsi keindahan desain kendaraan yang dipasanginya.

Umumnya jenis drop-in ini dibuat dari bahan plastik anti pecah, namun ada pula yang dibuat dari bahan polyurethane. Jenis yang satu ini tergolong cukup kuat dan tahan lama tanpa harus ada perlakuan khusus untuk pemeliharaan. Dengan kata lain maintenance free. Beberapa sumber mengatakan bahwa bed liner drop-in ini mampu bertahan di bawah deraan cuaca di luar garasi hingga 10 tahun.

Namun demikian bed liner inipun memiliki kelemahan yang cukup mendasar.  Pelindung ini hanya bisa dipindah tangankan pada kendaraan sejenis yang sama spesifikasi bak pikapnya. Ukuran bed liner ini memang dibuat khusus untuk satu jenis produk saja. "Bed liner drop-in milik single cab tentu tidak dapat dipergunakan pada double cab, begitu juga sebaliknya," ungkap Migrawan Nugroho pengguna dobel cab asal Bekasi ini. "Bed liner drop-in sangat spesifik untuk tiap merek maupun jenis kendaraan," sambung pria penggemar modifikasi ini.

Hal yang menjadikan nilai minusnya datang dari harga beli yang menjulang sangat mahal untuk menebus bed liner drop-in, selain itu dimungkinkan adanya air yang menerobos masuk dan terjebak di antara bed liner dan permukaan bak. Biasanya air ini berasal dari bagian bed liner yang retak, pecah dan karena pengembunan.

Lebih dari umur pakainya, bed liner drop-in akan berkurang kekuatannya. Getas dan mengalami perubahan bentuk dan struktur jadi momok yang menghantui jenis yang satu ini setelah cukup digerogoti umur.

Spray-on/in
Disebut sebagai Spray-on/in, karena memang aplikasinya dengan cara disemprotkan (spray). Walau dilabeli sebagai spray on/in, namun pada prakteknya jenis ini bisa dioleskan dengan kuas roll.  

Mungkin di Indonesia jenis yang satu ini belum banyak ditemui. Namun di Amerika jenis ini merupakan salah satu jenis bed liner yang cukup populer.

Salah satu yang membuatnya cukup digemari lantaran fleksibelitas dalam aplikasi penggunaannya. "Jenis yang satu ini cukup luwes untuk digunakan dan mampu menutup permukaan secara merata tanpa memandang jenis kendaraan ataupun ukuran bidang yang akan ditutupnya ," terang Iyan Daniel dari Autotrek workshop di kawasan Leuwinanggung Cibubur.

Jenis spray on/in boleh dikatakan memiliki fungsi ganda. Selain berfungsi sebagai pelapis (bed liner) juga memiliki sifat anti air. "Bahan yang dipergunakan terbuat daribahan polyurethane ataupun Polyurea Sehingga tak salah jika sistem yang satu ini memiliki fungsi ganda. Selain sebagai pelapis juga memiliki peran untuk menjaga supaya air tidak menyeruak hingga permukaan plat," imbuh Iyan. Dan satu lagi keunggulannya, bahwa warna bisa dipilih sesuai keinginan. "Kita tinggal mengganti pigmen warna sesuai dengan kehendak kita," lanjutnya

Perbedaan antara bahan dasar antara Polyurethane dan Polyurea berpengaruh terhadap kualitas bed liner terutama ketahanannya terhadap gesekan ataupun impact dari benda lain. Polyurea merupakan bahan yang dikembangkan dari polyurethane dan memiliki ketahanan dan durabelity lebih baik dari pendahulunya. Tak salah jika kemudian pelapis Polyurea banyak diaplikasikan oleh pihak militer.

Di balik segala kelebihannya, bed liner Spray on/in ini juga memiliki sederet kekurangan.

"Mengaplikasi spray on tidak bisa instan dimana permukaan yang akan dilapisi harus benar-benar terbebas dari kotoran ataupun minyak. Sehingga harus ada persiapan khusus sebelum melakukan pelapisan," papar Iyan. "Setidaknya butuh waktu 72 jam untuk mengering dengan sempurna," lanjutnya.

"Kekurangan lainnya, jelas ada pada kelangkaan bahan dan alat yang tidak bisa didapatkan dengan mudah," tutup Iyan sembari memperlihatkan spray gun khusus yang digunakan pada spray on/in.

viewed :: 11260
Berita Terkait Lainnya :