20 November 2020
SHOWROOM MOBIL

Modifikasi Jeep Chorokee XJ Limited 1996


Jeep Cherokee bukan sesuatu yang asing bagi pemilik coffe Triangle di bilangan Bandung ini.  Sudah 3 model Cherokee pernah dimilikinya. Dan ketiganya dimodifikasi dengan berbagai gaya. Sayangnya Wildan Prasetya - nama pemilik Cherokee ini masih belum puas. "Rata-rata masih merasa kurang nyaman," ujar Wildan "Bahkan ketiga-tiganya, meski sudah dimodifikasi, toh tetap kurang sreg."

Akhirnya daripada pusing, semua Cherokeenya pun dilepas. Lucunya, justru tidak punya Cherokee "Jadi aneh," ujar Wildan  lagi.  Tak berselang lama, lewat seorang teman ditebuslah sebuah Cherokee tahun 1996. "Kali ini saya enggak mau sembarangan pilih bengkel. "Fokus utamanya tentu pada kenyamanan. "Nyaman buat harian, nyaman dimodifikasi, juga nyaman untuk gaul," ujar Rinaldi sang adik.

Kali ini lewat banyak referensi, Wildan memilih bengkel HDT di bilangan Kopo, Bandung. Kang Endo spesialis bedah Cherokee bengkel HDT dipercaya untuk membuatnya nyaman. Uniknya, Wildan sempat malah kepingin Cherokee-nya bisa untuk kompetisi speed off-road sekaligus. Beruntung oleh Kang Endo menasihati, tidak perlu dulu ikut kompetisi. Karena  biaya modifikasinya akan makin membengkak.

Namun, Kang Endo menjanjikan peforma mesinnya segarang Cherokee yang dipakai di ajang kompetisi speed off-road. Pilihan bodi juga  mencontoh Cherokee Country dua pintu. "Agar cocok dengan jiwa muda," kekeh Wildan.

Masakan Kang Endo ternyata cocok dihati Wildan. Racikan kaki-kaki yang enggak neko-neko, membuat Cherokee berkelir putih ini bisa memberi kenyamanan.  Hasilnya kali ini sang pacar, Mitha Loka, juga ikutan berkomentar jangan sampai Cherokee ini dijual lagi.  Pun Kang Endo menepati janjinya untuk mengupgrade mesinnya menjadi lebih garang.

"Kali ini pas," tutup Wildan.  [w33]

viewed :: 14515

Berita Terkait Lainnya :