17 Mei 2018
SHOWROOM MOBIL

Jimny SJ410Q 1983 Dan JA12V 1997 - Wahana Belajar


Sudah menjadi rahasia umum, pelajaran sejarah seringkali di nomor duakan, tigakan atau di nomor sekiankan dalam daftar pelajaran di bangku sekolah kita. Kondisi ini ternyata menjadi kekhawatiran bagi sebagian orang tua, termasuk ayah dari Janitra Dani Rasendriyo (Rio) dan Nayaka Prabaswara Waskito (Yaka).

Cara merangsang minat anak akan sejarah, ia wujudkan melalui sesuatu yang tengah menyita perhatian dua jagoannya itu. Kebetulan, hal tersebut juga menjadi hobinya. "Saya penggemar kendaraan orisinal, dan syukurlah kedua anak saya ini memiliki minat terhadap dunia otomotif, khususnya kendaraan orisinal," imbuh pria yang enggan disebut namanya ini.

Menurut kolektor Land Cruiser ini, setiap kendaraan memiliki era masing-masing dan tentu sejarah masing-masing. "Dari tahun pembuatan, kita bisa mengetahui teknologi yang digunakan, perangkat yang seharusnya menjadi pasangan kendaraan tersebut sesuai dengan tahunnya. Oleh sebab itu, basis kendaraan orisinal menjadi acuan," imbuhnya.

Kesungguhan hati seorang ayah ini pun diwujudkan dalam bentuk dua buah Jimny. Keduanya berasal dari era yang berbeda, dan bahkan salah satunya, yakni JA12 merupakan Jimny yang tidak pernah ada di Indonesia. JA12 ini dulu merupakan kendaraan eks salah satu kedutaan besar negara sahabat.

Sepertinya harapan sang ayah tidaklah bertepuk sebelah tangan, baik Rio maupun Yaka mampu mengikuti arahan sang ayah, untuk menjadikan dua Jimny tunggangan mereka sebagai obyek pembelajaran. "Ayah memberikan PR pada kami, untuk membuat dua Jimny ini tampil seorisinal mungkin," terang Rio. "Kami berdua bahu membahu mencari referensi melalui buku, majalah dan juga internet," sambung Yaka bersemangat. Kakak beradik ini cukup piawai dalam menyebutkan varian-varian Jimny di Tanah Air maupun versi Jepangnya.

"Kedua Jimny itu awalnya memiliki masalah dengan pelek. Keduanya menggunakan pelek aftermarket yang tidak sesuai dengan spesifikasi," terang Rio, sang kakak. "Mengganti pelek menjadi proyek kami yang pertama dan kemudian diikuti dengan seabrek daftar lainnya," sambung sang adik.,

"Dari pengalaman tersebut, kami mendapatkan banyak pengetahuan lho, tak hanya spesifikasi kendaraan beserta atributnya, namun juga sejarah mengenai kendaraan beserta trend yang pernah terjadi pada masa itu," imbuh sang kakak. "Intinya kami bisa lebih mengenal perjalanan sejarah suatu kendaraan, dan dampaknya kami semakin tertarik dengan pelajaran sejarah, mengenai apapun itu," tutup Rio. [w33]


viewed :: 11903
Berita Terkait Lainnya :